September 07, 2009

CANON EOS-50D; Bersaing di Segmen Kamera SLR Digital


Tidak bisa dimungkiri digitalisasi telah meningkatkan pertumbuhan penjualan berbagai produk konsumen elektronik, termasuk kamera digital.

Kemajuan teknologi yang dihasilkan dalam konvergensi kemajuan teknologi digitalisasi juga menghadirkan fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya ketika industri kamera digital mengalami pertumbuhan yang signifikan dan akhir-akhir ini memelan karena lingkungan ekonomi global yang menurunkan daya beli konsumen.

Namun, dari semua segmen pasar kamera digital yang tersedia di pasaran sekarang ini, kamera digital SLR (single lens reflex) yang memberikan keleluasaan para fotografer melakukan eksperimen mengganti-ganti lensa, mengalami pertumbuhan yang paling tinggi dibandingkan kamera digital jenis saku yang biasa disebut sebagai kamera digital prosumer.

Popularitas dan mudahnya kamera digital SLR diterima konsumen diperkirakan dari laporan pengapalan yang tercatat sampai dengan pertengahan tahun lalu. Total pengapalan kamera digital SLR mencapai tingkat yang setara dengan total pengapalan yang sama kamera film SLR konvensional pada tahun 1981 yang mencapai 7,5 juta unit.

Ke depan, kamera digital SLR yang memiliki prosesor imej dan sensor yang lebih baik, memiliki potensi untuk terus tumbuh karena kemudahan penggunaannya, digitalisasi, inovasi utama yang terus-menerus, perbedaan dalam konsep-konsep produknya, harga yang condong menurun, serta pertumbuhan di beberapa pasaran negara berkembang, seperti China, India, dan Eropa Timur.

Walaupun pasaran kamera digital terus meluas, margin keuntungan keseluruhan industri kamera digital terus menciut karena terjadinya persaingan harga berbagai merek kamera digital. Perkembangan yang sekarang terjadi pertumbuhan industri kamera digital sekarang ini akan dipacu oleh kamera digital SLR.

Lebih cepat

Fenomena ini yang sebenarnya kita tangkap ketika Canon, produsen kamera digital asal Jepang, memperkenalkan seri kamera digital EOS 50D Kit III EF-S18-200mm f/3.5-5.6 IS yang menggunakan prosesor imej CMOS ukuran APS-C yang menghasilkan resolusi tinggi dan kualitas foto digital secara detail.

Kamera digital EOS 50D yang dilengkapi lensa yang memiliki image stabilizer ini menjadi kamera digital SLR canggih dengan harga yang terjangkau. Pengalaman out of the box, EOS 50D Kit ini memungkinkan penggunanya untuk langsung menggunakan tanpa memikirkan untuk membeli lensa lagi dan menjadikan kamera menyenangkan bagi pengguna awam atau mereka yang ingin meningkatkan kemampuan fotografi yang sebelumnya menggunakan kamera digital prosumer.

Dibandingkan kamera digital SLR sebelumnya, Canon EOS 50D ukuran entry level ini jauh lebih canggih dengan penggunaan prosesor imej DIGIC 4 yang mampu memproses lebih cepat tapi mampu mempertahankan detail dan akurasi warna.

Desain badan kamera digital SLR ini pun terasa pas di tangan dengan pengaturan tombol yang mudah dijangkau jari-jari penggunanya.

Salah satu fitur yang menarik dari EOS 50D ini adalah sistem pembersihan yang terintegrasi, sebuah fitur yang sebelumnya standar pada kamera-kamera digital SLR mahal yang mampu menghitung secara komprehensi partikel debu yang disebabkan melepas dan mengganti lensa terus-menerus.

Dilengkapi unit sensor pembersih otomatis yang dilapisi fluorine, elemen kimiawi berupa gas seperti pada lampu halogen yang sangat reaktif dan mudah teroksidasi, sistem pembersih kamera digital SLR ini mampu menghasilkan resistensi yang lebih terhadap debu dengan fungsi membersihkan debu (dust delete function).

Pengalaman berbeda

Kamera EOS 50D ini mampu menghasilkan resolusi 15 megapiksel warna secara efektif, dengan pilihan resolusi 4752 x 3168 piksel, 3456 x 2304 piksel, dan 2353 x 1568 piksel. Pada prinsipnya, EOS 50D ini merupakan turunan langsung dari EOS 40D yang memiliki 10,1 megapiksel tapi memiliki fitur-fitur yang lebih baru, termasuk sensitivitas ISO yang bisa diperlebar menjadi 12800.

Kualitas imej yang dihasilkan kamera Canon terbaru ini dalam pemakaian sehari-hari, bagi para pengguna kamera digital SLR sebelumnya memang menjadi pengalaman yang berbeda. Bidikan-bidikan pada ISO tinggi menjadi menakjubkan dan motor kamera yang menyatu dengan EOS 50D cukup cepat memungkinkan untuk membidik pada obyek-obyek bergerak kecepatan tinggi.

Memiliki layar LCD menggunakan teknologi TFT yang lebar ukuran 3 inci (diagonal 7,62 cm) dengan resolusi 920.000 piksel, memungkinkan penggunanya untuk melihat ulang bidikan-bidikan foto digital. Dilengkapi fitur Live View, EOS 50D memiliki beberapa fungsi menarik, termasuk Face Detection Live Mode AF yang mampu mendeteksi muka orang dalam 35 muka orang lihat ke depan memungkinkan untuk menghasilkan bidikan yang tajam dan jelas dalam foto kelompok atau individu.

Fitur lain yang tidak kalah menarik pada EOS 50D ini adalah rongga keluaran (output) HDMI (high-definition multimedia interface) yang menghadirkan tampilan secara lebih tajam bidikan-bidikan foto digital bila ditampilkan pada TV definisi tinggi. Bagi para penggemar fotografi, menggunakan EOS 50D memberikan pengalaman yang berbeda, termasuk bagi para profesional yang selalu ingin memiliki kamera kedua untuk memotret. (rlp)